Perspektif Baru didukung oleh Yayasan Konrad Adenauer
Selengkapnya ›

Sindikasi:

eXTReMe Tracker

Wisnu Aryo Setio

Blog Menampilkan Kelebihan Iyo

Edisi 559 | 27 Nov 2006 | Cetak Artikel Ini

Meskipun ada pihak tertentu yang menyerukan kampanye anti blog namun dari hari ke hari jumlah blogger [orang yang aktif menggunakan blog] justru semakin banyak. Menurut Wikipedia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia di alamat http://id.wikipedia.org, definisi sebuah Weblog, Web log atau singkatnya Blog, adalah sebuah aplikasi web yang memuat secara periodik tulisan-tulisan (posting) pada sebuah webpage umum. Situs web semacam itu biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Hasil laporan David Sifry, seorang pengamat dunia blog, pada 6 Februari 2006, teridentifikasi 75 ribu blog muncul setiap hari dan 50 ribu entry baru setiap jam. Peningkatan serupa juga terjadi di Indonesia. Peningkatan secara kuantitas ini juga diikuti juga dengan peningkatan kualitas isi blog yang tidak lagi terbatas seputar cerita kehidupan sehari-hari tetapi juga melebar ke topik-topik umum yang menarik dan pemikiran-pemikiran cemerlang.

Bagi seseorang, ada banyak keuntungan yang diperoleh dengan memiliki blog. Dengan berblog, seseorang dapat meningkatkan kemampuan menulis, meningkatkan kemampuan berkomunikasi serta menambah jaringan pertemanan. Saat ini blog tidak lagi didominasi oleh orang dewasa. Kaum remaja kini juga banyak yang mengunakan blog untuk menyuarakan pikirannya. Salah satunya adalah Wisnu Aryo Setio atau yang biasa dipanggil dengan Iyo

Berikut wawancara Wimar Witoelar dengan Wisnu Aryo Setio.

Kapan Iyo mulai membuat blog ini?

Sebenarnya saya sudah memiliki account sejak Januari 2006. Tapi karena baru bertemu teman-teman sesama blogger pada bulan Juni, jadi saya baru mulai aktif sekitar akhir Juni. Di awal Juli saya sudah mulai menulis dengan serius.

Sangat baru namun seperti blog orang yang sangat berpengalaman. Kami di Perspektif Online (www.perspektif.net) dan di Perspektif Baru (www.perspektifbaru.com) terkesan sekali melihat blog Iyo karena isi dan struktur blog tersebut sebenarnya tidak simple. Tulisan mengenai blog Iyo sampai saat ini mendapatkan kurang lebih 40 komentar. Padahal jumlah komentar untuk sebuah tulisan biasanya berkisar antara 10-11. Namun ada respon-respon negatif yang mempertanyakan atau meragukan apakah Iyo ini benar-benar pintar? Atau Iyo bisa begini karena punya latar belakang sekolah di luar negeri dsb. Bisa cerita di mana Iyo pernah tinggal di luar negeri atau belajar internet?

Seumur hidup ini selama 12 tahun saya tinggalnya hanya di Bandung. Nggak kemana-mana. Tinggalnya juga bukan di Bandung kawasan downtown. Tapi di ujung ke daerah Rancakekek, jadi bukan di tengah-tengah Bandung. Mungkin karena orang tua sejak awal sudah mengenalkan saya pada kompute, lama-lama berkembang minatnya. Ditambah lagi minat saya ini juga didukung oleh kakak. Dia lebih expert di masalah-masalah hardware. Kalau saya lebih ke hal-hal yang ringan seperti software. Jadi belajar sendiri aja, tidak seperrti teman saya yang memang belajar secara langsung.

Iyo kelas 1 SMP ya?

Iya.

Pemakaian pertama komputer itu kapan dan untuk apa?

Kalau tidak salah waktu umur 6 atau 7 tahun. Waktu itu buat main games. Kalau ngga salah main game-nya Garfield.

Seperti Maria Sharapova belajar tenis umur 6 tahun.

Iya, main games. Tapi, justru dari games itulah saya belajar bahasa Inggris, karena nyaris tidak ada games yang berbahasa Indonesia. Jadi pelan-pelan saya belajar bahasa Inggris juga. Kalau ada kosakata yang tidak saya mengerti saya akan tanya ke Papi. Mungkin ada yang bertanya di Perspektif Online saya belajar bahasa Inggris dimana? Sebetulnya tidak ada guru yang khusus. Kalau sekarang anak-anak TK juga sudah diajar bahasa Inggris, saya sih tidak.

Tidak pernah masuk ke sekolah bahasa Inggris?

Tidak. Cuma sekarang aja.

Barusan tadi Iyo menyebutkan kata downtown. Jadi waktu kita ngobrol tadi Bahasa Inggrisnya dipakai dengan alamiah, tanpa pretensi. Ada latihan percakapan juga?

Iya. Mulai kelas 4 SD memang didatangkan guru khusus conversation.

Saya menyelidiki hal-hal ini karena saya juga punya pengalaman sama, baik sebagai anak maupun sebagai orang tua yang punya anak seperti Iyo. Iyo bukan saja mirip saya tapi juga mirip anak saya waktu kecil. Namanya Aree. Dia juga belajar bahasa Inggris dari game, malamnya ada guru les. Dan dia juga banyak menggunakan waktunya di depan komputer. Apakah Iyo pernah dianggap terlalu banyak menggunakan waktu di komputer sehingga tugas sekolah jadi terbengkalai?

Sering.

Terus dimarahin?

Iya, dimarahin.

Yang marahin Ibu, Bapak atau Guru? Atau semuanya?

Kalau Mami dan Papi memang bukan tipe orang yang strick dan selalu menyuruh anaknya "Belajar Kamu!. Jadi bebas. Mereka sangat mendukung hal-hal seperti ini. Tapi kalau memang tugasnya sudah mepet, terus saya belum mengerjakan dan malah ngeblog, saya pasti dimarahin.

Sekarang ada tugas yang belum selesai?

Ada.

 

Selain untuk bermain, komputer Iyo gunakan untuk apa?

Internet.

Jadi tidak pakai aplikasi komputer seperti word processor atau spreadsheet?

Oh pakai tentunya.

Tidak semua orang bisa. Untuk apa pakai word processor?

Ya kalau buat tugas. Kadang-kadang saya membuat draft untuk blog di word processor dan tidak langsung di blognya. Saya tinggal copy paste ke blognya, lalu tulisan tinggal diperhalus lagi.

Word processor-nya apa?

Word.

Tidak pakai text processor yang sederhana ya?

Tidak. Pakai Word saja. Saya jarang menggunakan Excel atau spreadsheet.

Memang mau digunakan untuk menghitung apa?

Paling saya gunakan untuk bikin tabel-tabel untuk laporan kimia.

Apakah mengerjakan tugas dengan Word sudah menjadi hal yang biasa di antara teman-teman SMP Iyo?

Iya, sangat biasa karena memang sudah diajarkan. Kalau jaman sekarang Word itu memang sudah jadi pelajaran dasar di SD. Walaupun waktu di SD saya tidak dapat karena SD-nya kurang elit.

Kalau orangnya elit, sekolahnya tidak usah elit.

Betul. Karena di SD yang lain itu memang sudah diajarkan. Meskipun demikian teman-teman bertanya bagaimana menggunakan internet karena yang mereka tahu hanya Word atau Excel.

Berarti menggunakan Word sudah jadi hal yang biasa. Tapi teman-teman yang bikin blog apa banyak juga?

Ada beberapa di sekolah saya. Saya sendiri juga tidak menyangka.

Sekarang Iyo tiap hari ngeblog?

Iya. At least bikin draft.

Kalau browsing apa yang Iyo cari di komputer?

Awal-awalnya saya sering browsing tentang handphone. Tidak tahu kenapa. Memang hobi saja.

Pantas ada cerita tentang handphone di blog Iyo kemarin. Saya saja tidak begitu mengerti karena saya tidak begitu hobi handphone. Apa Iyo bisa cerita masalah handphone kemarin itu? Masalah dengan handphone 3G ya? Minta tolong customer support tapi orangnya agak dodol begitu?

Teknologi 3G itu kan tergolong masih baru. Jadi saya masih belum terlalu mengetahui seluk beluk dan penggunaannya. Makanya saya terpaksa bertanya ke customer support tapi saya malah dapat perlakuan tidak ramah.

Jadi Iyo ini punya telepon yang katanya mampu 3G, terus mau mencari tahu bagaimana mengaktifkannya.

Betul. Kebetulan juga untuk keperluan majalah sekolah.

Majalah sekolahnya itu hardcopy?

Iya. Di majalah itu sebenarnya saya di bagian desain layout sekaligus menulis beberapa artikel. Kemarin kebetulan ketua redaksinya menugaskan saya untuk menulis tentang 3G. Alhamdulilah sudah jadi.

Kapan-kapan kirim ya.

Boleh.

Jadi Iyo ini kolumnis IT atau kolumnis handphone?

Bukan. Di majalah itu setiap orang bergilir tema penulisannya. Seperti arisan gitu.

Apa minat Iyo selain internet, blogging dan handphone? Apakah makan, main bola, atau nonton?

Kalau olahraga saya memang agak kurang minatnya. Tapi kalau nonton bola masih.

Keyboard sport.

Betul. Mungkin minat saya yang lain adalah travelling.

Berenang harusnya.

Dulu memang sempat berenang. Tapi semenjak kelas 6 sudah tidak ada waktu lagi karena harus mulai persiapan untuk ujian. Sebelumnya sih berenang terus. Seminggu 2 kali.

Sekarang kalau browsing, site apa yang dilihat?

Kebanyakan tentang movie atau tentang musik.

Berita sama sekali tidak dilihat ya?

Tentunya lihat. Tapi malas kalau terlalu serius begitu. Tidak memberikan kesenangan. Melihat orang-orang menderita sementara di sisi lain orang-orang pada hidup enak.

Tahu tidak Saddam Hussein dihukum mati?

Tahu

Oh tahu juga.

Sedikit-sedikit.

Ada yang tidak tahu loh?

Saya memang pilih-pilih. Kalau topiknya tidak terlalu menarik saya tidak akan baca dengan serius. Tapi kalau menarik pasti saya baca sungguh-sungguh. Tapi yang pasti saya baca adalah site-nya CNN, BBC dan Detik.

Dalam tulisan Iyo yang terakhir di http://simplyiyo.blogspot.com, ada orang bernama Ari.H yang bilang bahwa kalau dirinya jadi Iyo maka ia akan lebih memilih untuk bermain daripada mengikuti berita-berita serius. Apakah Iyo tidak merasa terlalu kecil untuk mengikuti berita-berita tersebut?

Tidak. Aku juga terinspirasi oleh salah satu teman sesama blogger. Umurnya baru 16 tahun, namanya Gagah Putera, dan dia punya blog yang judulnya Political Asset. Blog itu membahas masalah SARA dan politik. Dari situ saya mikir, tidak ada orang yang terlalu muda atau terlalu tua untuk mengetahui sesuatu. Umur tidak menjadi batasan untuk melakukan sesuatu.

Sekarang ini apakah Iyo merasa bahwa Iyo sudah selesai berkembang dalam artian bahwa Iyo merasa sudah mengerti semua ?

Tidak.

Seandainya Anda sedang melakukan proses download ilmu dari dunia ini, sudah berapa persen ilmu yang terserap ? 40% atau 80%?

Mungkin tidak ada sepersennya. Ilmu itu tidak terbatas. Setiap hari dan setiap detik akan bertambah.

Iyo pintar berbicara. Mestinya masuk dunia politik.

Kalau dipersentasekan jumlah ilmu itu sudah pasti 100%. Sedangkan ilmu itu setiap hari bertambah.

Saat ini bidang apa yang kira-kira masih ingin Iyo kembangkan atau mengerti?

Yang sedang benar-benar ingin dipelajari mungkin web designing. Saya juga ingin lebih mendalami teknik menulis, mempelajari gaya-gaya menulis yang baru. EYD [Ejaan Yang Disempurnakan] saya juga masih berantakan. Jadi masih perlu diperdalam lagi.

Memperdalam menulis barangkali dengan banyak membaca saja.

Ya, banyak membaca tentunya.

Kalau di bidang web design, apakah Iyo memang berniat untuk menjadi profesional di bidang tersebut?

Tidak. Hanya ingin saja mempelajari. Saya ini memang punya cita-cita untuk merubah hosting dan domain blog saya ke sebuah web baru yang sudah terpadu dengan flickr.

Punya flickr (Flickr merupakan situs web yang untuk berbagi gambar/foto. Flickr dimiliki oleh Yahoo! yang dibuat oleh Ludicorp dan dibentuk tahun 2004. Definisi menurut Wikipedia) sekarang?

Punya.

Pernah lihat flickr saya?

Pernah.

Saya biasanya tidak merasa tua, tapi merasa susah bertanya antar generasi, sebab hal yang bagi generasi saya itu aneh, untuk Anda itu tidak aneh. Misalnya, sekarang saya merasa dunia ini lebar sekali, dulu sempit. Padahal bagi Anda dunia ini dari dulu juga lebar. Jadi tidak ada konsep distance. Ngomong-ngomong hari ini bolos sekolah?

Ya. Dispensasi

Iyo punya masalah tidak untuk hidup secara konvensional? Misalnya, mengerjakan tugas sekolah, pergi ke sekolah, sedangkan di luar banyak sekali hal-hal yang menarik.

Tentunya.

Bagaimana Iyo menghadapinya? Apakah Iyo akan berhenti sekolah seperti Steve Jobs dan komputer?

Tidak. Sekolah jalan terus tapi diimbangi dengan informasi dari luar. Sekolah harus serius tapi tidak untuk dibikin pusing.

Tidak merasa terlalu pintar dibandingkan teman-teman seumur Iyo sehingga Iyo tidak ada teman?

Tidak tentunya. Teman-teman saya juga banyak yang pintar dan banyak yang blogger. Saat ini ambisi saya untuk menjadi ketua Osis.

Politik itu.

Tidak apa-apa. Politik kecil-kecilan. Asalkan jangan terlalu serius seperti yang tadi saya bilang. Inginnya membuat sekolah jadi sadar IT. Banyak orang yang bikin blog, terus ingin mengadakan workshop blog.

Terus kira-kira mau jadi apa professionally?

Masih belum tahu.

Tidak apa-apa. Baru kelas 1 SMP. Ada yang sampai kelas 3 SMA tidak tahu. Ada yang umur 60 tidak tahu. Kalau begitu di sekolah senangnya pelajaran apa? Itu pertanyaan sangat standar, tapi dalam konteks karir senangnya pelajaran apa?

Bahasa Inggris.

Cocok sekali. Saya suka bilang bahwa yang perlu itu cuma bahasa Inggris sama komputer. Kalau dulu dengan matematika dan logika.

Tapi jujur saja, kalau mata pelajaran komputer di sekolahku agak-agak membosankan. Karena gurunya.

Dengan tidak bermaksud untuk menyinggung semua guru yang ada di Indonesia, guru tentunya distandarisasi untuk murid-murid yang banyak, tidak untuk murid yang luar biasa. Jadi kalau yang pintar malah yang belajar sendiri. Lalu di sekolah jangan terlalu ngejago, dan harus mau disalah-salahin padahal benar.

Betul memang. Dulu ketika masih di SD kelas 5 saya sangat menganggumi guru saya, Pak Rusmanto. Dia punya visi yang sangat luas tentang sistem pendidikan dan pengajaran. Padahal sekolah kami adalah sekolah pinggiran. Beliau sangat saya kagumi karena dia betul-betul luas pandangannya. Dia terbentur dengan masalah bahwa sekolah kami gedungnya sangat kecil, terus ruang kelasnya sangat parah. Namun dia membayangkan punya sekolah yang setiap kelasnya ada notebook kemudian siswanya bisa belajar secara online. Siswanya sedikit. Saya pikir beliau punya pandangan yang sangat ideal untuk sistem pengajaran di Indonesia. Dan kalau anak-anak Indonesia diajar seperti itu pasti maju semua.

Sebenarnya saya tidak terlalu percaya bahwa Iyo itu normal di antara teman. Itu pernyataan saja. Apa Iyo mencari pergaulan di luar pergaulan di sekolah?

Paling di internet community. Tapi kalau di sekolah ada satu organsisasi majalah sekolah. Dan aku pikir di situ orang-orangnya sudah punya visi yang sama. Suka menulis, suka desain, dan obrolannya nyambung. Jadi aku sudah merasa puas dengan berada di tengah-tengah mereka.

Di Perspektif Online ini ada semacam sukses skala kecil. Banyak sekali yang antusias terhadap situs ini, baik yang Anda lihat dalam posting maupun dalam email atau ketemu. Perspektif Online juga dianggap sukses karena bisa menemukan orang seperti Iyo. Anda keberatan menjadi orang terkenal?

Fifty-fifty. Karena kalau orang jadi terkenal pasti privacy-nya terganggu. Kadang-kadang ingin bilang ke anak-anak atau ke teman-teman yang lainnya bahwa mereka juga bisa seperti saya.

Kalau Iyo tidak menghalangi diri pasti akan terkenal. Orang tua keberatan tidak?

Kayaknya sih tidak.

OK. Terima kasih Iyo dengan blognya http://simplyiyo.blogspot.com. Jangan lupa buka www.perspektifbaru.com dan juga di www.perspektif.net. Terima kasih.