Perspektif Baru didukung oleh Yayasan Konrad Adenauer
Selengkapnya ›

Sindikasi:

eXTReMe Tracker

Ermita I. Ilyas

Waspadai Overhidrasi

Edisi 1169 | 29 Aug 2018 | Cetak Artikel Ini

Salam Perspektif Baru,

Kali ini kita akan bicara mengenai overhidrasi atau kelebihan cairan pada tubuh. Tamu kita adalah DR. dr. Ermita I. Ilyas, MS, AIFO dari Indonesia Hydration Working Group (IHWG). IHWG adalah organisasi yang peduli dengan masalah hidrasi. Selama ini hidrasi belum menjadi perhatian baik oleh para dokter, pakar nutrisi, maupun masyarakat secara luas. Karena itu, lembaga ini melakukan sosialisasi melalui pelatihan, workshop, seminar, penelitian, dan pelayanan publik terkait dengan hidrasi.

Menurut Ermita, overhidrasi adalah keadaan seseorang yang mengalami kelebihan cairan di dalam tubuhnya. Overhidrasi banyak ditemukan pada olah raga tertentu seperti maraton atau sepak bola. Jadi mayoritas yang mengalami overhidrasi adalah olahragawan atau atlet. Namun bisa saja pada beberapa kondisi tertentu seseorang mengalami overhidrasi. Misalnya, orang yang minum berlebihan karena suatu kondisi seperti kontes minum air sebanyak-banyaknya. Atau kasus adanya gangguan kesehatan misalnya ada penderita gangguan kelebihan hormon tertentu atau penderita sakit ginjal yang minum berlebihan.

Ermita mengatakan indikasi overhidrasi ringan adalah penderita masih sadar, hanya mual, pusing dan begah. Overhidrasi berat jika penderita sudah tidak sadarkan diri lagi. Overhidrasi ringan cukup menghentikan minum. Atau makan makanan yang agak asin supaya cairan yang masuk ke dalam sel otak akan tertarik keluar. Sedangkan penderita overhidrasi sedang dan berat sebaiknya dibawa ke rumah sakit sehingga bisa segera ditangani dokter di rumah sakit. Bila tidak mendapat pertolongan segera, overhidrasi bisa membahayakan karena bisa mengakibatkan seseorang meninggal dunia.

Berikut wawancara Perspektif Baru dengan narasumber Ermita I. Ilyas dan sebagai pewawancara Ansy Lema.

Sebelum bicara mengenai overhidrasi kita perlu mengenal narasumber kita kali ini yaitu dr. Ermita I. Ilyas MS, AIFO. Apa yang dimaksud dengan AIFO?

Ahli Ilmu Faal Olah raga.

Apa yang dimaksud dengan overhidrasi?

Yang dimaksud overhidrasi adalah keadaan seseorang yang mengalami kelebihan cairan di dalam tubuhnya.

Apakah merupakan kebalikan dari dehidrasi?

Iya betul sekali.

Apakah sama komposisi ideal jumlah air dalam tubuh manusia antara pria dan wanita?

Jumlah air pada tubuh laki-laki lebih banyak dibandingkan pada perempuan.

Berapa Persentasenya?

Kurang lebih 60 sampai 70% untuk pria dan perempuan antara 40% sampai 50%.

Apa yang menyebabkan jumlah air pada tubuh perempuan lebih sedikit daripada laki-laki?

Perempuan lebih sedikit karena pada perempuan lebih banyak jaringan lemak. Jaringan lemak mengandung sedikit air, sementara pada laki-laki lebih banyak massa otot yang mengandung lebih banyak air sehingga lebih banyak jumlah air yang dibutuhkan pada laki-laki dari pada perempuan. Karena itu wanita lebih rentan daripada pria.

Apakah ada kasus yang spesifik mengenai overhidrasi?

Kita mengetahui kasus overhidrasi sering sekali ditemukan di Amerika Serikat (AS). Dari tahun ke tahun selalu ada kasus overhidrasi, dan hal ini cukup membahayakan sebab berkaitan dengan nyawa seseorang. Artinya ada suatu kondisi yang membuat seseorang meninggal dunia.

Apakah kasus overhidrasi juga ditemukan di Indonesia?

Sebenarnya di Indonesia sejak bertahun-tahun lalu selalu diingatkan agar hati-hati dengan dehidrasi karena cuaca di Indonesia panas dan lembab, sehingga keringat tidak bisa terbuang dengan baik disebabkan udara penuh dengan uap air. Overhidrasi banyak ditemukan pada olah raga tertentu seperti maraton atau sepak bola. Jadi mayoritas yang mengalami overhidrasi adalah olahragawan atau atlet.

Apakah orang yang tidak melakukan kegiatan olahraga bisa terkena overhidrasi?

Bisa pada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami overhidrasi. Pertama, orang yang minum berlebihan karena suatu kondisi. Misalnya di AS, ada kontes minum air sebanyak-banyaknya. Ada juga kasus anak yang dihukum harus minum banyak sehingga karena minum berlebihan dalam waktu singkat anak itu meninggal. Atau kasus adanya gangguan kesehatan misalnya ada penderita gangguan kelebihan hormon tertentu atau penderita sakit ginjal yang minum berlebihan.

Apakah sama tanda-tanda orang overhidrasi dan dehidrasi? Kalaupun berbeda, apakah kita bisa mengenali perbedaannya?

Dehidrasi dan overhidrasi kadang-kadang susah dibedakan. Namun untuk memudahkan adalah tanda overhidrasi yaitu mual, muntah dengan rasa begah dan rasa full karena minum banyak. Sedangkan tanda dehidrasi adalah lemas bisa juga mual, tapi merasa sangat haus.

Apakah kira-kira gejalanya itu seperti kekenyangan dan kelaparan?

Iya, betul. Selain itu ada ciri yang paling jelas pada overhidrasi yaitu kedua tangan dan kakinya kelihatan membengkak karena cairan tertahan di dalam tubuh. Sedangkan mereka yang mengalami dehidrasi tidak demikian. Kemudian lebih lanjut lagi biasanya tanda yang mudah dikenali adalah bila mengenakan cincin maka tidak bisa dikeluarkan karena bengkak. Sedangkan dehidrasi mulut terasa kering, sangat haus. Kalau gejalanya sudah berat, maka mereka yang mengalami baik overhidrasi maupun dehidrasi bisa collapse.

Apakah proses penanganan dalam pengertian diagnosa terhadap overhidrasi sudah benar atau bisa juga keliru?

Oh iya, tentunya dalam sehari-hari pun bisa saja awalnya seorang tenaga medis atau seorang dokter bisa salah memperkirakan.

Biasanya bila kita ke rumah sakit langsung diberi infus. Apakah metode tersebut benar?

Di AS terkadang penderita dibawa ke rumah sakit dan langsung diinfus, akibatnya malah orang tersebut koma hingga akhirnya meninggal. Para pakar sudah mengingatkan hal ini. Pakar di AS menulis artikel yang mengingatkan tenaga medis agar memperhatikan gejala yang dialami oleh penderita. Jadi tidak menganggap collapse akibat olahraga adalah dehidrasi. Jadi harus melakukan beberapa pemeriksaan. Pertama, memeriksa suhu rektal di dubur. Biasanya suhu rektal penderita overhidrasi tidak meningkat, sedangkan suhu rektal penderita dehidrasi meningkat. Kedua, pemeriksaan darah dengan memeriksa elektrolit natrium. Biasanya natrium pada penderita overhidrasi menunjukkan rendah, sedangkan penderita dehidrasi tidak rendah.

Bila terjadi overhidrasi biasanya organ-organ tubuh mana yang diserang hingga mengakibatkan kematian?

Penderita bisa meninggal dunia karena cairan masuk ke dalam otak. Dalam keadaan normal, cairan di dalam sel dengan di luar sel seimbang sehingga cairan tidak akan berpindah ke dalam sel, atau cairan dalam sel tidak akan berpindah keluar.

Pada keadaan ovehidrasi karena banyak cairan, cairan di luar sel bertambah banyak sehingga akibatnya terjadi perbedaan konsentrasi. Air akan berpindah ke konsentrasi yang lebih pekat demikian juga di sel dan sekitarnya. Jadi cairan yang lebih encer di luar akan masuk ke tempat yang pekat. Akibatnya, banyak cairan yang masuk ke dalam otak dan akan menyebabkan otak membengkak, sehingga fungsi otak akan terganggu yang mengakibatkan penderita overhidrasi meninggal. Selain itu juga bisa terjadi pembengkakan pada paru.

Bagaimana pola minum yang ideal?

Sebenarnya banyak organisasi olah raga di luar negeri yang memperhatikan kesehatan atlet hingga membuat acuan, antara lain dari American College Sport Medicine. Lembaga ini memberi acuan mengenai cara minum pada waktu latihan maupun pertandingan. Anjuran ini diberikan untuk sebelum, pada saat berolahraga, dan setelah berolahraga. Empat jam sebelum berolahraga dianjurkan minum 500 sampai 600 cc. Kemudian minum 250 sampai 300 cc sekitar 10 sampai 15 menit sebelum berolahraga. Selanjutnya pada saat berolahraga, bila olah raga kurang dari satu jam minum 100 sampai 200 mililiter (ml) setiap 15 sampai 20 menit.

Jadi ada range antara 100 dan 250 ml. Range 100 ml untuk yang badannya kecil atau kondisinya tidak terlalu panas. Sedangkan range 250 ml untuk mereka yang badanya lebih besar, dan misalnya pada cuaca yang lebih panas atau olah raga yang lebih berat. Bila olah raga lebih dari satu jam dianjurkan minum minuman olah raga dengan dosis yang kurang lebih sama. Setelah berolahraga sebaiknya cek berat badan. Setiap penurunan setengah kilo berat badan dianjurkan untuk menggantinya sebesar 600 sampai 700 cc.

Biasanya orang awam berolah raga dalam jangka waktu yang cukup lama seperti maraton atau sepak bola. Bagaimana sebaiknya pola minum yang benar untuk mereka?

Ada kesalahpahaman dalam mengintepretasikan acuan mengenai pola minum. Acuan ini diperbaiki berkali-kali karena ada kesalahpahaman, diantaranya sebaiknya minum sebelum haus. Kalau haus sebenarnya tubuh sudah kekurangan air. Ternyata ada perubahan informasi hingga muncul informasi minum sebanyak-banyaknya selama berolahraga. Ternyata minum sebanyak-banyaknya mengakibatkan overhidrasi. Pada 2002 dilakukan penelitian oleh Boston Marathon yang dipublikasi dua atau tiga tahun kemudian. Setelah itu ditemukan sebanyak 13% dari 500 peserta maraton mengalami overhidrasi akibat minum sebanyak-banyaknya pada saat lari. Seharusnya tidak demikian. Seharusnya minum dengan takaran tepat.

Bagaimana mengatasi overhidrasi sekaligus pencegahannya, apa saja tips nya?

Saat seseorang mengalami overhidrasi, kalau masih ringan sebaiknya segera menghentikan minum air.

Apakah overhidrasi ada kualifikasinya?

Iya betul, sama dengan dehidrasi.

Apa parameter yang membedakan indikasinya?

Indikasi overhidrasi ringan adalah penderita masih sadar, hanya mual, pusing dan begah. Overhidrasi berat jika penderita sudah tidak sadarkan diri lagi. Overhidrasi ringan cukup menghentikan minum. Atau makan makanan yang agak asin supaya cairan yang masuk ke dalam sel otak akan tertarik keluar. Rasa asin akan membuat cairan di luar sekitar otak menjadi lebih pekat dan menarik ke luar cairan tersebut. Sedangkan penderita overhidrasi sedang dan berat sebaiknya dibawa ke rumah sakit sehingga bisa segera ditangani dokter di rumah sakit. Diharapkan dokter di rumah sakit menyadari bahwa kasus tersebut bukan kasus dehidrasi melainkan overhidrasi.

Bagaimana pengaturan minum saat berolahraga?

Patokannya supaya tidak mengalami overhidrasi, selama satu jam hanya bisa minum antara 400-800 mililiter, jangan lebih dari 1 liter dalam satu jam. Kecuali kalau memang keringatnya sangat banyak, bisa minum lagi. Tetapi yang tetap selalu menjadi patokan adalah perasaan kita sendiri, bila saat minum terasa begah atau tidak enak, sebaiknya hati-hati. Atau masih sangat haus, mulut terasa kering, sebaiknya minum.

Apakah artinya kondisi fisik seseorang bisa memberikan sinyal agar bisa berbuat sesuatu?

Iya, betul sekali. Setiap orang tentu mengenali dirinya sendiri, tetapi untuk di Indonesia tetap saja kita harus betul-betul cermat akan terjadinya dehidrasi karena cuaca panas, kemudian mungkin kita tidak biasa minum terlalu banyak, kadang-kadang lupa minum meskipun mungkin tempat minum yang disediakan sudah cukup banyak. Jadi tetap saja karena udara panas, dehidrasi menjadi perhatian. Jangan sampai karena ada overhidrasi berpikir untuk tidak minum. Bukan seperti itu. Patokan boleh minum dalam waktu satu jam tapi jangan sampai lebih dari satu liter.

Bagaimana penanganannya seharusnya bila terjadi overhidrasi agar tidak terjadi salah menangani ataupun terlambat penanganannya?

Bila penderita overhidrasi sudah sampai rumah sakit, sebaiknya periksa natrium bukan periksa elektrolit. Kemudian periksa suhu tubuh lewat dubur. Jika tidak ada peningkatan suhu tubuh maka kemungkinan besar overhidrasi. Itu yang paling penting.

Meski kasus overhidrasi tidak banyak terjadi di Indonesia, namun tetap harus diantisipasi mengingat sering diselenggarakan olah raga seperti lari jarak jauh. Bagaimana cara membangun kesadaran masyarakat mengenai overhidrasi? Apakah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) punya agenda khusus dalam rangka menyadarkan publik terutama terkait dengan overhidrasi?

Di FKUI ada kelompok yang diberi nama Indonesia Hydration Working Group, yang benar-benar mempelajari atau mengamati masalah kebutuhan tubuh akan air. Kelompok ini beberapa kali mengadakan semacam pertemuan dengan media untuk mengingatkan mengenai overhidrasi, bahwa ada satu hal atau kondisi terkait hidrasi yang juga berbahaya. Bukan hanya dehidrasi tetapi juga overhidrasi. Itu karena pengalaman yang terjadi selama bertahun-tahun di AS. Di AS sudah berulang kali terjadi overhidrasi, dan ini merupakan suatu hal yang harus juga diwaspadai.

Kini makin meningkat perlombaan lari jarak jauh yang pasti akan banyak orang-orang yang minum banyak karena takut dehidrasi. Perlombaan lari jarak jauh juga marak di Indonesia saat ini yang mungkin mengakibatkan overhidrasi. Bersyukur ada contoh yang mengingatkan kita. Jadi sebelum terjadi kasus-kasus overhidrasi sebaiknya kita juga sadar mengenai hal itu.

Intinya tubuh manusia membutuhkan sejumlah cairan tertentu, namun tidak boleh terlalu sedikit atau terlalu banyak karena bisa mengakibatkan dehidrasi atau overhidrasi.

Yang normal-normal saja yang baik.