Perspektif Baru didukung oleh Yayasan Konrad Adenauer
Selengkapnya ›

Beoscope
Saksikan video Perspektif Baru di Beoscope

Sindikasi:

eXTReMe Tracker

Berita PB

Perspektif Baru Live di Makassar

22 Jul 2008| Cetak Artikel Ini

Setelah sukses menggelar acara Perspektif Baru Live di Universitas Padjajaran, Jatinangor, kini Perspektif Baru Live singgah di kota Makassar. Kegiatan yang disponsori oleh Konrad Adenauer Stiftung ini, sengaja memilih kota Makassar dalam rangkaian road show tahun ini, karena melihat animo mahasiswa Makassar yang cukup tinggi terutama dalam bidang sosial politik.

Menggandeng Pusat Studi Demokrasi Universitas Hasanuddin selaku panitia lokal, acara ini menghadirkan pengamat politik LIPI Syamsuddin Haris dan Adi Suryadi Culla, Dosen Universitas Hasanuddin, sebagai pembicara. Seperti biasa, Wimar witoelar yang memandu jalannya talkshow, mampu menghadirkan suasana yang menghibur, walau topik yang menjadi bahasan termasuk serius.

Dengan menghadirkan tema Pendidikan Pemilih Menjelang Pilpres 2009, talk show ini mampu menyedot, tidak hanya mahasiswa dari berbagai Universitas, tapi juga beberapa pelajar SMA di Kota Makassar untuk datang ke acara ini.

Dalam dialog ini, salah satu hal yang disorot adalah tentang lemahnya sistem kepartaian di Indonesia. Hampir keseluruhan, partai di Inodnesia, tidak mempunyai platform yang cukup jelas sehingga semua kebijakan hanya sebatas untuk kepentingan partai mereka sendiri. Selain itu, sistem presidential yang selama ini kita anut sebagai sistem pemerintahan, pada prakteknya ternyata banyak berbenturan dengan berbagai peraturan yang ada. Misalnya saja, banyaknya partai yang ada di Indonesia, dan kuatnya parlemen dalam mempengaruhi pemerintahan. Hal ini membuat sistem presidential di Indonesia tidak mampu berjalan secara murni.

Disela-sela jadwal kegiatan di Makassar, Wimar Witolear juga menyempatkan diri untuk diwawancara oleh Radio SPFM – Makassar, dengan topik yang diperbincangan seputar demokrasi di Indonesia.

Mengenai demokrasi sendiri, Wimar berpendapat bahwa demokrasi itu tentang kebebasan memilih. Jika diumpamakan, maka demokrasi layaknya hidangan prasmanan. Kita boleh memilih menu yang kita suka, tanpa adanya paksaan untuk memilih satu hal, apalagi jika kita tidak menyukainya.

Selanjutnya, pada bulan Oktober mendatang, acara Perspektif Baru Live akan menuju ke pulau Bali. Diharapkan, kesuksesan dua acara Perspektif Baru sebelumnya di Jatinangor dan Makassar, dapat berimbas juga di Bali. Pulau Dewata sendiri juga dipilih sebagai penutup dari seluruh rangkaian Road Show Perspektif Baru Live 2008.